adalah gunung tertinggi ke-2 di Indonesia. Gunung Rinjani terletak di sebelah utara Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang merupakan gunung berapi tertinggi ketiga di Indonesia sehingga termasuk dalamseven sumit Indonesia.
Gunung Rinjani tidak hanya dikenal oleh warga Indonesia, namun juga dikenal oleh wisatawan asing. Setiap tahun tercatat ribuan wisata asing dan domestik yang mendaki gunung berketinggian 3.726 m dpl ini.
Hutan di Gunung Rinjani termasuk hutan jenis heterogen dan pada titik-titik tertentu berupa hutan jenis homogen. Pada ketinggian 1000 - 2000 m dpl akan ditemui bermacam-macam tumbuhan seperti beringin (ficus superb), garu (dysoxylum sp), dan perkebunan penduduk yang ditanami sayur-sayuran seperti kol, cabai, bawang, dan juga kentang. Pada ketinggian 2000-3000 m dpl, vegetasi yang dominan adalah cemara gunung (casuarina junghuniana). Sedangkan pada ketinggian 3000 m dpl ke atas terdapat jenis rumput-rumputan dan bunga edelweiss. Di sebelah barat kerucut Rinjani terdapat kaldera dengan luas sekitar 3.500 m × 4.800 m, memanjang ke arah timur dan barat. Di kaldera ini terdapat Segara Anak seluas 11.000.000 m2 dengan kedalaman 230 m. Di sisi timur kaldera terdapat Gunung Baru (Gunung Baru Jari) yang memiliki kawah berukuran 170m × 200 m dengan ketinggian 2.296 - 2376 m dpl.
Sejak tahun 1990, kawasan Gunung Rinjani dinyatakan sebagai Taman Nasional yang kemudian dipertegas dengan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 280/Kpts-II/1997. Surat keputusan ini menyatakan bahwa kawasan dengan luas 40.000 hektare tersebut dijadikan sebagai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).
Saat ini pengelolaan wisata pendakian ke puncak Rinjani sudah dilakukan secara profesional oleh sebuah badan yang terdiri dari unsur pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), warga sekitar Rinjani, dan Rinjani Trekking Management Board (RTMB). Sejak dikelola oleh RMTB, Gunung Rinjani telah meraih berbagai penghargaan internasional, di antaranya World Legacy Award (2004) dan finalis Tourism for Tommorow Award pada tahun 2005 serta 2008.
![]() |
| gunung rinjani dari jauh |
KEISTIMEWAAN dari gunung rinjani ini yaitu terkenal sebagai salah satu gunung di Indonesia dengan bentang alam dan keindahan yang menakjubkan. Selama menempuh perjalanan, Anda akan melewati hutan tropis yang sesekali Anda akan dapat melihat penampakan monyet liar di pinggir jalan. Areal perkebunan sayuran dan pemandangan ngarai hijau yang dihuni Suku Sasak tradisional terbentang luas. Dengan pesona yang seperti ini, Gunung Rinjani menjadi incaran para pecinta petualangan di alam bebas, baik pendaki domestik maupun mancanegara.
Jika selama ini Anda sering mendaki gunung di Jawa yang memiliki karakter hutan homogen dan heterogen, maka di Gunung Rinjani Anda akan menemukan karakter yang jauh berbeda. Tantangan awal yang akan Anda hadapi adalah padang sabana yang luas dan berbukit-bukit. Tanah tandus dan berdebu, serta iklim yang menyengat dan mudah berubah akan membuat stamina cepat terkuras. Karakteristik alam inilah yang memberikan pengalaman baru bagi para pendaki yang biasa mendaki gunung di wilayah Jawa.
Lokasi Gunung Rinjani, Secara administratif Gunung Rinjani terletak di tiga kabupaten, yaitu: Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Tengah, dan Kabupaten Lombok Barat, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia.
Akses
- Jalur Sembalun: Dari Kota Mataram menuju Desa Sembalun, Kabupaten Lombok Timur (4-5 jam kendaraan umum), dari Sembalun ke Puncak Rinjani (7 jam jalan kaki)
- Jalur Senaru: Dari Kota Mataram menuju Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Barat (3-4 jam kendaran umum), dari Senaru ke puncak Rinjani (9-10 jam jalan kaki).
- Jalur Torean: Dari Kota Mataram menuju Desa Torean, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Barat (4-5 Jam kendaraan umum), dari Torean ke puncak Rinjani (8-9 jam jalan kaki)
Akses menuju pos pendakian Gunung Rinjani terbilang mudah. Dari pelabuhan laut Lembar Anda dapat melanjutkan perjalanan menuju terminal bus di Kota Mataram. Dari Kota Mataram terdapat tiga pilihan jalur pendakian, Anda tinggal memilih jalur yang mana. Ketiga jalur pendakian tersebut adalah:
![]() |
| saat pagi |
Terdapat Air Terjun di sekitar Gunung Rinjani
1. Air Terjun Mayung Putih, barat Sajang, Lombok Timur
Air terjun Mayung Putik terletak di Desa Bilok Petung, Kecamatan Sembalun-Kabupaten Lombok Timur. Jika diukur dari Kota Mataram jarak yang dilewati kurang lebih 173 km atau dengan waktu tempuh sekitar 4 jam perjalanan.
Terdapat 2 alternatif rute jalan yang bisa dilalui melalui Kota Mataram. Rute pertama dengan melewati kawasan Kabupaten Lombok Timur yaitu Mataram-Narmada-Mantang-Kopang-Terara-Sikur-Aikmel-Suwela-Sapit-Lemor-Sembalun Bumbung-Sembalun Lawang-Bira.
Sedang rute kedua melewati jalur Kabupaten Lombok Utara yaitu Mataram-Pusuk atau sepanjang jalan Pantai Senggigi-Pemenang-Tanjung-Gondang-Selengan-Batu Gembung-Desa Senaru-Dasan Grisak-Desa Sambek Elen-Bira.
2. Air Terjun Jeruk Manis, Kembang Kuning, Lombok Timur
Air Terjun Jeruk Manis atau sering disebut dengan Air Terjun Jukut atau juga dikenal oleh penduduk lokal sebagai Aik Temer mempunyai ketinggian + 40 m dengan curah debit air yang sangat besar dan jernih. Air terjun ini berada di kaki Gunung Rinjani sebelah selatan di dalam kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Rinjani.
Menurut cerita turun temurun, air terjun ini dipercaya dapat membantu menyembuhkan berbagai penyakit terutama untuk menyuburkan rambut. Untuk keperluan pengobatan penyakit ini biasanya dilakukan dengan ritual tradisional yang dipimpin oleh seorang Pemangku.
Menurut cerita turun temurun, air terjun ini dipercaya dapat membantu menyembuhkan berbagai penyakit terutama untuk menyuburkan rambut. Untuk keperluan pengobatan penyakit ini biasanya dilakukan dengan ritual tradisional yang dipimpin oleh seorang Pemangku.
Mungkin dari banyak air terjun yang berada di kawasan gunung Rinjani, air terjun Jeruk Manis yang sudah di kelola dengan baik. Di sekitar air terjun ini sudah terdapat homestay, cottage, restoran, dan untuk akses menuju ke sini sangat halus jalan aspalnya. So tidak heran banyak wisatawan yang mengunjungi Pulau Lombok, menyempatkan 1 atau 2 malam menikmati panorama di sekitar air terjun dan desa.
3. Air Terjun Ulem-ulem, Tetebatu, Lombok Timur
Air terjun Ulem-ulem terletak di desa Tete Batu. Ketinggiannya hanya sekitar 5 meter, namun memiliki kolam yang cukup dalam sehingga dapat dijadikan sebagai tempat pemandian. Tempat ini dapat dicapai dengan berjalan kaki dari Tete Batu, namun bagi wisatawan yang datang dari Lendang Nangka disarankan untuk menggunakan kendaraan bermotor.
Air terjun ini berasal dari sumber mata air di Taman Nasional Gunung Rinjani. Selama perjalanan ke Air Terjun Tete Batu, pengunjung akan melewati tepi hutan taman nasional gunug Rinjani. Di lokasi air terjun juga terdapat tempat peristirahatan yang terbuat dari bambu yang dapat digunakan untuk bersantai sambil menikmati pemandangan air terjun.Jika pengunjung memilih berjalan kaki dari Tete Batu, pengunjung dapat sekaligus menikmati pemandangan sawah yang diselingi dengan ladang tembakau. Selain itu jalur menuju air terjun Tete Batu juga melewati pemukiman warga, sehingga pengunjung juga dapat sesekali melakukan interaksi dengan masyarakat sekitar.
4. Air Terjun Benang Stokel, Aik Berik, Lombok Tengah
Air Terjun Benang Kelambu berada di bagian atas hulu dari air terjun benang stokel. Air terjun ini keluar dari sela-sela pohon gambung yang rindang dengan enam deret titik air tercurah dari atas bukit mirip dengan kelambu/ tirai. Karena itulah air terjun ini disebut Benang Kelambu.
Di kawasan Air Terjun Benang Kelambu ini terdapat dua kelompok air terjun, keduanya bersumber dari mata air. Kelompok pertama berada di sebelah kiri jika kita turun dari undakan jalan tangga dan terdiri atas dua terjunan air. Sedangkan kelompok kedua, yang menjadi air terjun utama, berada tepat di depan jika kita turun dari undakan jalan tangga. Kelompok kedua ini terdiri atas empat terjunan air.Kedua kelompok air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 40 m dan mempunyai dua hingga tiga tingkatan. Dari tingkatan pertama (titik teratas) yang berketinggian sekitar 30 m curahan air tidak langsung terjun ke kolam, melainkan jatuh ke tingkatan dibawahnya, dimana terdapat tiga susunan batu yang disinggahinya sebelum akhirnya mencapai kolam. Batu lebar berbentuk ceper ini, menahan air terjun sebelum jatuh ke piringan ke tiga hingga ke kolam, sehingga airnya tidak terlalu keras menghantam. Oleh karena itu, banyak pengunjung yang bisa langsung mandi di bawah air terjun ini. Konon menurut kepercayaan masyarakat setempat, setiap kali mandi di tempat ini akan membuat orang keliatan satu tahun lebih muda.
5. Air Terjun Benang Kelambu, Aik Berik, Lombok Tengah
Jika Anda berhasrat melakukan perjalanan ke air terjun Benang Kelambu, maka di srankan mersiapkan fisik Anda dengan baik. Karena medan yang Anda lalui sangatlah curam, seperti jalur hiking pada umumnya. Untuk menuju air terjun ini membutuhkan waktu kurang lebih setengah jam melewati kerimbunan hutan.
Segala perjuangan yang melelahkan akan terbayar sudah manakala pengunjung mencapai lokasi. Karena suguhan air terjun setinggi 40 m ini membuat kita terpaksa berdecak kagum. Bagaimana tidak, bentuknya sangat unik, dan jarang air terjun dengan bentuk seperti air terjun Benang Kelambu ini.
6. Air Terjun Sendang Gile, Senaru, Lombok Utara
Konon, air terjun ini tidak sengaja ditemukan oleh warga yang sedang memburu singa gila yang mengacau sebuah kampung dan kemudian masuk ke dalam hutan. Air terjun ini memiliki ketinggian 32 meter. Untuk mencapai lokasi dari pintu masuk membutuhkan waktu hanya 11 menit melalui jalur tangga
Air Terjun Sendang Gila (baca gile) terletak di ketinggian 600 m di atas permukaan laut (dpl) dan memiliki ketinggian kurang lebih 31 meter. Air terjun ini terdiri dari dua tingkatan, dimana tingkat pertama muncul dari atas tebing dan jatuh ke dasar kolam dibawahnya. Selanjutnya dari kolam ini air meluncur ke bawah membentuk tingkatan kedua dan jatuh membentuk sungai yang ada di bawahnya. Dasar air sungai ini relatif datar, sehingga banyak orang yang mandi di bawah air terjun. Lokasi wisata ini masih berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.
Konon nama Sendang Gila diambil dari cerita penduduk setempat yang secara tidak sengaja menemukan air terjun ini kala memburu singa gila yang mengacau di sebuah kampung dan kemudian lari masuk ke hutan.
Hal menarik lainnya yang membuat air terjun ini berbeda adalah para penduduk setempat mempercayai bahwa air terjun ini memiliki unsur magis yang bisa membuat seseorang menjadi lebih muda satu tahun dari usianya apabila membasuh muka atau mandi dengan air terjun tersebut.
Konon nama Sendang Gila diambil dari cerita penduduk setempat yang secara tidak sengaja menemukan air terjun ini kala memburu singa gila yang mengacau di sebuah kampung dan kemudian lari masuk ke hutan.
Hal menarik lainnya yang membuat air terjun ini berbeda adalah para penduduk setempat mempercayai bahwa air terjun ini memiliki unsur magis yang bisa membuat seseorang menjadi lebih muda satu tahun dari usianya apabila membasuh muka atau mandi dengan air terjun tersebut.
7. Air Terjun Tiu Kelep, Senaru, Lombok Utara
Tidak jauh dari Sendang Gile, juga terdapat air terjun Tiu Kelep. Keduanya satu lokasi dengan pintu masuknya di depan rumah makan Galang Ijo. Pengunjung harus melewati jalan berupa terowongan air untuk sampai menuju air terjun ini. Perjalanan melewati terowongan air ini memberikan sensasi yang luar biasa tatkala kita harus berjalan pelan dalam keremangan cahaya senter.
Alternative jalur lainnya bisa melewati jalan setapak yang lebih mudah. Hati-hati saat menuju Tiu Klelep, karena batuan di sungainya licin
8. Air Terjun Penimbungan, Torean, Lombok Utara
Jika Anda mendaki gunung Rinjani melalui pintu masuk Torean akan menjumpai air terjun ini di tengah perjalanan. Letaknya dari pintu masuk sekitar 2 jam. Jika biasanya Anda melewati rute Sembalun dan Senaru. Maka tidak salah jika suatu saat melewati rute Torean ini untuk mendapatan view cantik lainnya dari gunung Rinjani.
Jalur Torean merupakan jalur yang kurang populer di banding 2 jalur lainnya untuk menuju gunung Rinjani. Jalur Torean ini biasa di lewati oleh para peziarah yang melakukan ritual kepercayaannya di Segara Anak maupun di sumber air panas di dekatnya Segara Anak.
9. Air Terjun Aik Genit, Torean, Lombok Utara
Satu jam perjalanan dari air terjun Penimbungan, maka lagi-lagi Anda akan di suguhkan pemandangan air terjun Aik Genit.
10. Air Terjun Pancor Mas, Torean, Lombok Utara
Letaknya yang jauh dari jalur setapak hiking, membuat air terjun Pancor Mas jarang di kunjungi, meskipun oleh penduduk lokal. Untuk menemukan air terjun ini tidaklah sulit, karena setengah jam perjalanan dari air terjun Aik Genit, akan terlihat air terjun ini dari kejauhan. Pengunjung dapat membandingkan ketinggian air terjun Pancor Mas yang lebih tinggi ketimbang air terjun Aik Genit.
11. Air Terjun Panas Dingin Goa Susu
Masih di jalur Torean, tidak jauh dari Goa Susu, Anda akan menjumpai air terjun yang mengalirkan air panas. Jangan lewatkan momen di air terjun ini untuk mandi di bawahnya karena mandi di air hangat sepertinya mampu memulihkan kelelahan fisik kita.
12. Air Terjun Mayung Putih, barat Sajang, Lombok Timur
Air terjun Mayung Putik terletak di Desa Bilok Petung, Kecamatan Sembalun-Kabupaten Lombok Timur. Jika diukur dari Kota Mataram jarak yang dilewati kurang lebih 173 km atau dengan waktu tempuh sekitar 4 jam perjalanan.
Terdapat 2 alternatif rute jalan yang bisa dilalui melalui Kota Mataram. Rute pertama dengan melewati kawasan Kabupaten Lombok Timur yaitu Mataram - Narmada -Mantang - Kopang - Terara - Sikur - Aikmel - Suwela - Sapit - Lemor - Sembalun Bumbung - Sembalun Lawang - Bira.
Sedang rute kedua melewati jalur Kabupaten Lombok Utara yaitu Mataram - Pusuk atau sepanjang jalan Pantai Senggigi - Pemenang - Tanjung - Gondang - Selengan - Batu Gembung - Desa Senaru - Dasan Grisak - Desa Sambek Elen - Bira.Harga Tiket
Untuk mendaki Gunung Rinjani Anda harus membayar Rp10.000,00 di pintu batas masuk Taman Nasional Gunung Rinjani, sedangkan bagi pendaki yang datang dari luar negeri akan dikenakan biaya Rp150.000,00. Bagi yang ingin menyewa guide, Anda harus mengeluarkan dana tambahan sebesar Rp100.000,00 per hari. Sedangkan jasa porter adalah Rp80.000,00 per hari.
Sebaiknya Anda mendaki Gunung Rinjani pada musim kemarau atau sekitar bulan April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, hingga awal November. Hal tersebut dikarenakan pada musim penghujan jalur pendakian akan sangat licin sehingga dapat membahayakan keselamatan pendaki.
Akomodasi dan Fasilitas Lainnya
Bagi Anda yang belum memiliki perlengkapan untuk melakukan pendakian, Anda jangan kuatir. Di tempat ini terdapat tempat penyewaan alat serta perlengkapan untuk mendaki. Selain tersedia jasa guide yang akan memandu Anda, di sini juga terdapat porter yang bisa disewa untuk membawakan barang-barang Anda sehingga Anda tak perlu repot membawa carrier (tas gunung) yang berat. Selain itu, ada beberapa agen perjalanan yang menawarkan program pendakian dengan berbagai fasilitas, sehingga Anda tidak perlu repot mempersiapkan peralatan serta mengatur rencana pendakian.
.jpg)




.jpg)

.jpg)
.jpg)



.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

waaah indonesia memang indah ya
BalasHapus